Aksara yang mengalir begitu saja – mbuh lah..

Waiting on the World to Change

Posts Tagged ‘tips

Komunitas Berbagi Rujukan del.icio.us

with 2 comments

Internet telah diakui secara de-facto sebagai saluran rujukan dengan koleksi informasi nyaris tak terbatas, sehingga terkadang malah membuat penggunanya kehilangan orientasi saat mesti memilah informasi yang dibutuhkannya. Situasi chaotic terjadi karena dunia virtual itu tidak bertuan. Tidak ada pihak yang memiliki dan berhak menjadi bos internet. Yang ada sebatas klaim atas kepemilikan materi informasi secara parsial dan bukan keseluruhan isinya.

Sebagian pihak mencoba merintis terciptanya keteraturan dari kekacauan informasi tersebut. Aktivitas semacam ini mengawali terciptanya web direktori dan mesin pencari dalam bentuk yang sekarang kita kenal. Contoh dari web direktori adalah DMOZ, dan mesin pencari (search engine) adalah Google. Beragam metode dipakai dalam membangun database raksasa itu, mulai dari penyuntingan manual oleh manusia (Human Based) hingga mengutus perangkat lunak Crawler untuk ‘menggerayangi’ seluruh isi web dan mengirimkan salinan (cache) dari setiap halaman web yang telah digerayangi untuk disimpan ke dalam databasenya. Dengan kata lain ketika kita menggunakan mesin pencari Google untuk memperoleh informasi tertentu – “kadal” misalnya, maka yang akan kita dapat adalah halaman salinan, bukan halaman sesungguhnya dari website tentang kadal yang kita cari. Ini sering menjadi faktor delay alias keterlambatan update informasi pada mesin pencari, disebabkan selang waktu antar jadwal rutin peluncuran crawlernya (buat mengetahui detil mekanisme kerja search engine, silakan kunjungi http://free-pdflibrary.blogspot.com. Weblog itu saya buat sebagai rintisan database koleksi online dokumen-dokumen PDF – tutorial, paper, disertasi, dsb – yang bisa diunduh secara gratis. Moga-moga bermanfaat).

Alternatif lain dari mekanisme penciptaan keteraturan atas anarkisme informasi diperkenalkan oleh Joshua Schachter pada takhir tahun 2003. Dia membuat sebuah site dengan DNS unik: del.icio.us (dieja: “Delicous”) – satu kesuksesan DNS hacking yang membuatnya menjadi sangat memorable. Keunggulan tersendiri saat harus bersaing dengan jutaan nama domain konvensional lain yang seringkali susah diingat.

del.icio.us tidak menggunakan mekanisme crawling untuk mengumpulkan alamat URL yang terserak di web menjadi satu. Dia membangun sebuah komunitas social bookmark. Ya, kumpulan orang-orang dari seluruh dunia yang gemar menjelajahi web dan menandai (mem-bookmark) halaman web yang menurutnya menarik atau penting agar tidak lupa apabila lain waktu hendak mengunjungi kembali halaman tersebut

Bookmarking umumnya dilakukan secara personal untuk kepentingan pribadi. Pada browser Internet Explorer lebih dikenal sebagai menu favorite. Kecerdikan del.icio.us adalah menjadikan kebiasaan tersebut menjadi satu aktivitas sosial. Para pengguna yang telah mendaftar dipersilakan meng-”ekspor” bookmark pribadinya ke halaman bookmarknya di del.icio.us, mengeditnya, mengelompokkannya ke dalam topik-topik tertentu dengan tag cloud yang lebih praktis dari sistem folder, membiarkannya dilihat orang lain (dengan mengesetnya ke public share), melihat bookmark orang lain, menemukan kesamaan minat atas topik tertentu, atau menemukan sumber informasi menarik yang selama ini belum dia temukan tetapi telah ditemukan orang lain (dengan melihat bookmark mereka). Dalam wilayah ini seolah berlaku kembali teori klasik invisible hand-nya Adam Smith: masing-masing orang bekerja untuk kepentingannya sendiri, namun menciptakan mekanisme tak tampak buat saling membantu. Sangat indah.

Layanan social bookmarking yang disediakan del.icio.us disediakan secara gratis (setidaknya hingga posting ini dibuat). Siapa pun dapat ikut berpartisipasi dalam komunitas ini sepanjang memiliki akses ke jaringan internet. Walau menyediakan layanan gratis, jangan main-main dengan nilai kapitalisasinya. Ketika del.icio.us diakuisisi Yahoo! Pada 9 Desember 2005, pihak Yahoo! Mesti merogoh kocek antara US $ 15 juta hingga US $ 30 juta (kurang lebih Rp. 142,5 – 285 milyar pada kurs 1 US $ = Rp.9500). Berapa jumlah tepatnya tidak diketahui karena tidak disiarkan secara terbuka. (Sumber: http://money.cnn.com/magazines/business2/business2_archives/2006/01/01/8368130/index.htm dan http://money.cnn.com/2005/12/10/technology/delicious_biz20_120905/index.htm.

Kelebihan dari jaringan informasi del.icio.us adalah Dia tercipta secara alami dari kegiatan orang-orang yang memiliki kesamaan minat. Dia bukan daftar kaku hasil suntingan a la Web Direktori konvensional atau data hasil telusuran mesin a la search engine yang terkadang mengandung informasi yang tidak relevan. Kelemahannya mungkin terdapat pada faktor subyektifitas: terkadang halaman yang paling populer belum tentu yang paling bermanfaat. Bisa jadi dalam aktivitas bookmarking itu terdapat interest tersembunyi, yakni memasukkan URL websitenya sendiri dengan tag yang dibuat semenarik mungkin buat mendongkrak trafik kunjungan ke websitenya. Tampaknya memang tidak ada sistem yang benar-benar mampu terbebas dari vandalisme tangan-tangan nakal.

Iklan

Written by jojoba

November 13, 2007 at 2:21 pm

Ditulis dalam Serbaneka

Tagged with , ,

Membuat orang lain menghargai Anda

with one comment

Penghargaan orang lain atas diri Anda sangat dipengaruhi oleh sejauh mana Anda menghargai diri Anda sendiri. Berikut beberapa tips tentang bagaimana membuat orang lain menghargai Anda dengan cara mengubah persepsi atas diri Anda sendiri (Saya dapat dari Majalah Intisari, lupa edisinya).

  • Banggalah terhadap hasil pencapaian Anda apabila Anda berhasil menyelesaikan pekerjaan dengan sukses. Jangan menganggapnya sebagai keberuntungan belaka. Semua bisa Anda peroleh karena kerja keras Anda.
  • Ucapkan terima kasih kepada orang yang memuji Anda, tanpa harus merasa malu atau jengah.
  • Ungkapkan perasaan Anda (misalnya mencintai seseorang) dengan tulus kepada orang yang memang anda cintai. Jangan dipendam
  • Akui kesalahan apabila Anda melakukan kekeliruan. Semua orang pernah melakukan kesalahan, namun hanya orang yang menghargai diri sendirilah yang mau dan tahu cara mengakuinya. Yang perlu dilakukan adalah mengakuinya dengan penuh rasa tanggung jawab, mengambil pelajaran dari kesalahan yang Anda buat, dan berusaha memperbaikinya.
  • Apabila seseorang mengancam Anda dengan kata-kata, lawan dengan perkataan pula, tidak perlu bertindak emosional.
  • Jangan pernah menghina orang lain. Seseorang yang bermartabat dan menghargai dirinya sendiri tidak akan pernah merendahkan martabat dan harga diri orang lain.
  • Berjalanlah dengan penuh percaya diri. Angkat kepala Anda dan tegakkan punggung. Yakinlah bahwa Anda melakukan cara berjalan dengan benar.
  • Berpakaianlah dengan rapi. Perhatikan penampilan, kerapian, serta kebersihan tubuh Anda; namun jangan terkesan berlebihan.
  • Mencoba sesuatu yang baru setiap minggu: majalah baru, kenalan baru, film terbaru – mungkin juga teman kencan yang baru;-)
  • Turuti keinginan hati Anda. Pikirkan dan lakukan sesuatu yang telah lama Anda rencanakan. Misal, melakukan perjalanan jauh, membeli seikat bunga buat seseorang, menulis jurnal pribadi (weblog) di internet …
  • Pandangan Anda terhadap diri Anda lebih penting dari apa yang dikatakan orang lain tentang Anda.
  • Sendirian tidak berarti kesepian. Rasa kesepian pada dasarnya berasal dari dalam diri Anda sendiri.
  • Yakinlah bahwa Anda orang yang berharga, entah dicintai atau tidak.
  • Menyadari bahwa masa lalu tetaplah masa lalu. Tidak peduli seberapa sering Anda memikirkan (dan mungkin menyesalinya), Anda tidak bisa mengubahnya.
  • Hargai diri anda sebagai satu pribadi yang utuh.


Some quotes

  • Jika Anda bisa berpikir tentang hari yang lalu tanpa rasa penyesalan, dan hari esok tanpa rasa takut, Anda sudah berjalan di jalur kehidupan yang benar.
  • Kebahagiaan datang jika kita berhenti mengeluh tentang kesulitan-kesulitan yang kita hadapi, dan mengucapkan terima kasih atas kesulitan-kesulitan yang tidak menimpa kita.
  • Detail kehidupan kita akan dilupakan oleh banyak orang, namun semangat dan kasih sayang kita akan selalu dikenang oleh orang-orang yang pernah merasakannya. (Liv Ullman)

Written by jojoba

Agustus 17, 2007 at 8:36 am

Ditulis dalam Inspirasi, Jagung Pop, Serbaneka

Tagged with , ,